OBLIGASI/SURAT BERHARGA

OBLIGASI/SURAT BERHARGA

Obligasi (bond) merupakan instrumen dimana penerbit obligasi (peminjam) berjanji untuk membayar kembali kepada pemberi pinjaman/investor dalam jumlah tertentu (pokok + kupon bunga) untuk periode tertentu. 

I. Istilah umum

  1. Apa imbal hasil dari Obligasi?

Adanya Kupon Bunga (Fixed Rate atau Variable Rate) serta kemungkinan adanya Capital Gain dari transaksi pada Pasar Sekunder.

  1. Apa saja faktor yang mempengaruhi imbal hasil Obligasi?

Hasil investasi pada Obligasi dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti kemampuan penerbit memenuhi kewajibannya, kinerja ekonomi atau keuangan penerbit, serta rating obligasi dari lembaga pemeringkat.

  1. Apa yang dimaksud dengan Tenor Obligasi?

Tenor Obligasi adalah jangka waktu obligasi, yang mana mengindikasikan lamanya jangka waktu dimana investor akan menerima pembayaran bunga sebelum pokok dilunasi. Yield obligasi bergantung dari tenornya. Pada kondisi market normal, semakin panjang tenor obligasi, semakin tinggi yield yang diberikan. Volatilitas harga dipengaruhi oleh jangka waktu. Semakin panjang jangka waktu, semakin tinggi volatilitas harga obligasi.

II. Jenis Obligasi?

  1. Jenis Obligasi berdasarkan Kupon Bunga

  1. Fixed Rate Bonds

Obligasi yang memiliki bunga kupon tetap (fixed) sampai dengan jatuh tempo. Contoh: Obligasi dengan kupon 8% dibayar semi annually dan par value 1000 akan membayar kupon sebesar 8% x 1000 = 80 per tahun atau 40 per 6 bulan.

  1. Floating Rate Bonds (Floater Inverse Floater)

Obligasi yang memiliki bunga kupon mengambang (floating) dimana tingkat kupon direset secara periodik berdasarkan acuan bunga tertentu (benchmarkrate). CouponBenchmark Rate + Margin. Contoh : Saving Bonds Retail dengan kupon LPS + 125bps. Pada saat suku bunga LPS 7.75%, maka kupon obligasi sebesar 9.0%.

  1. Zero Coupon Bonds

Obligasi yang tidak melakukan pembayaran bunga secara periodik. Namun bunga dan pokok dibayarkan sekaligus pada saat jatuh tempo.

  1. Jenis Obligasi berdasarkan Penerbit

  1. Government Bond (Surat Berharga Negara)

Government Bond adalah obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah, seperti departemen keuangan atau bank sentral suatu negara.

  1. Corporate Bond (CB)

Corporate Bond adalah obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan.

  1. Municipal Bond (MB)

Municipal Bond adalah obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah daerah. Obligasi municipal ini khusus diterbitkan oleh Pemerintah daerah guna membiayai proyek proyek daerah. Hal ini dilakukan untuk membuat mandiri dalam pembiayaan pembangunan dan perkembangan daerah mereka masing-masing tanpa bergantung dari pembiayaan Pemerintah pusat.

  1. Obligasi Negara / Surat Hutang Negara / Government Bond  

  1. Apakah Surat Berharga Negara (SBN) itu?  

Surat Berharga Negara adalah salah satu jenis surat berharga yang berupa surat pengakuan utang dalam mata uang rupiah maupun valuta asing yang dijamin pembayaran bunga dan pokoknya oleh Negara Republik Indonesia, sesuai dengan masa berlakunya. Surat Berharga Negara yang saat ini ditawarkan kepada masyarakat ritel dibagi berdasarkan 2 jenis yaitu Surat Utang Negara (SUN) dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).
Surat Utang Negara (SUN) adalah surat berharga yang berupa surat pengakuan utang dalam mata uang rupiah maupun valuta asing yang dijamin pembayaran bunga dan pokoknya oleh Negara Republik Indonesia sesuai dengan masa berlakunya. Ketentuan mengenai SUN diatur dalam Undang Undang Nomor 24 Tahun 2002 tentang Surat Utang Negara. Sedangkan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara adalah surat berharga negara yang diterbitkan berdasarkan prinsip syariah, sebagai bukti atas bagian penyertaan terhadap Aset SBSN, baik dalam mata uang rupiah maupun valuta asing. Ketentuan mengenai SBSN diatur dalam Undang Undang Nomor 19 Tahun 2008 tentang  Surat Berharga Syariah Negara
 

  1. Apakah keuntungan berinvestasi pada Surat Berharga Negara (SBN) Ritel?

  1. Pembayaran Imbalan/Kupon dan Nilai Nominal SUN dan SBSN dijamin oleh Negara berdasarkan Undang-Undang SUN, Undang-Undang SBS dan Undang-Undang APBN setiap tahunnya, sehingga Surat Berharga Negara tidak mempunyai risiko gagal bayar. 

  1. Pada saat diterbitkan, kupon/imbal hasil ditawarkan lebih tinggi dibandingkan rata-rata tingkat bunga deposito bank Badan Usaha Milik Negara. 

  1. Investor dapat menyesuaikan pembelian SBN sesuai dengan profil risiko dengan pilihan jenis Imbalan/Kupon yaitu Floating Rate dengan kupon mengambang beserta jaminan kupon minimal (floor) atau Fixed Rate hingga jatuh tempo.

  1. Imbalan/Kupon dibayar setiap secara periodik (bulanan/semi annually).

  1. Terdapat fasilitas Early Redemption (pelunasan sebagian sebelum jatuh tempo) tanpa dikenakan Redemption Cost untuk produk Savings Bond Ritel dan Sukuk Tabungan.

  1. Memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk turut serta mendukung pembiayaan pembangunan nasional.

  1. Memberikan akses kepada investor untuk berpartisipasi dalam aktivitas pasar keuangan.

 

Informasi lebih lengkap seputar Surat Berharga Negara (SBN) Ritel dan produk apa saja yang tersedia di Bank Mandiri bisa dilihat melalui :
 

    

      Layanan Mandiri SBN Ritel Online     
 

Beli ORI 019




                                                                     

About Us

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Wealth Management Group
Menara Mandiri 1 Lantai 22-23
Jln. Jend. Sudirman Kav. 54-55
Senayan, Jakarta
12190