RIDWAN GUNAWAN

RIDWAN GUNAWAN

09 Jul 2021 13:42

Dari rock star hingga atlet, Ridwan akhirnya menghentikan pencarian impiannya
setelah merasakan ‘indah’-nya dunia bisnis.

Sebut sejumlah judul lagu classic rock, maka Ridwan Gunawan bakal mampu menyanyikannya. Tak hanya itu, bapak lima anak ini mungkin akan dengan senang hati memainkan musiknya dengan gitar. Elvis Presley, Rolling Stones, dan Led Zeppelin, adalah sederet musisi dan grup rock yang ia idolakan hingga saat ini. “Musik membuat saya dan semua orang happy,” katanya.
   Kesukaannya akan musik sudah muncul sejak kecil, dan itu yang membuat Ridwan berangan-angan menjadi seorang rock star. Kursus gitar pun ia lakukan untuk menguasai paling tidak satu alat musik. Ini pula yang ia pesankan untuk anak-anaknya, karena dengan bermusik maka mereka bisa membahagiakan orang lain, setidaknya dalam kelompoknya.
   Ridwan termasuk anak aktif semasa remaja. Selain suka dengan musik, ia juga menyukai olahraga. Karena merasakan serunya berolahraga, keinginan menjadi rocker pun berubah menjadi seorang atlet. Golf adalah olahraga favoritnya, dan hingga kini Ridwan masih melakukannya, termasuk bersepeda.
 
      

MASUK PABRIK, KELILING KEBUN
Impian demi impian dikumpulkan Ridwan di dalam benaknya, tapi tidak satu pun yang ‘nyangkut’ di hati. Seiring bertambahnya usia, Ridwan kemudian dikenalkan pada dunia bisnis oleh orang tuanya.
   Setelah lulus kuliah, Ridwan dipercayai oleh orang tuanya untuk bekerja di toko besi, pertambangan marmer, serta sejumlah pabrik, mulai dari pabrik rotan, es, oksigen, kopi, tapioka, dan casiavera. Terakhir, orang tuanya menempatkan Ridwan ke pabrik (perkebunan dan pengolahan) kelapa sawit milik keluarga hingga sekarang. Rupanya sang ayah memang sengaja mewariskan business legacy keluarganya kepada Ridwan. Ridwan diminta untuk belajar memahami dan menguasai kebun dan pabrik terlebih dahulu sebelum masuk ke manajemen.
   Selain kelapa sawit, usaha keluarganya juga meliputi perkebunan karet. Saat ini, perkebunan dan pengolahan kelapa sawit di bawah PT Incasi Raya ini sudah menyebar di Sumatera Barat, Riau, dan Jambi dengan luas total 100 ribu hektare, serta di Kalimantan Barat seluas 200 ribu hektare. Produk yang dihasilkan berupa minyak goreng dengan nama brand Sari Murni.
    Ridwan menuturkan, menjalankan bisnis kelapa sawit bukanlah hal yang mudah. Di tahun pertama berdiri hingga tahun kedelapan, usahanya bahkan tidak menghasilkan untung. Namun dengan semangat belajar dari semua yang telah dialami dalam menjalankan perusahaan, maka pada tahun kesembilan kondisi pun berbalik. Semua usaha yang telah dilakukan mulai membuahkan hasil yang sangat baik. Bahkan kini ia mampu ekspor minyak sawit ke India, Cina, dan beberapa negara Eropa.
   Ridwan juga bersyukur bahwa kondisi pandemi Covid-19 yang banyak memakan korban di dunia usaha tidak berdampak pada perusahaannya. “Mungkin karena minyak goreng, kan, termasuk barang kebutuhan pokok, jadi pandemi tidak berpengaruh. Bahkan omzetnya naik, termasuk ekspor,” papar Ridwan.
   Masalah persaingan bisnis, Ridwan mengaku tidak ambil pusing. Ia menyebutkan, kualitas produknya tidak perlu diragukan karena mesin pengolah yang ia punya tidak berbeda dengan yang dimiliki oleh perusahaan-perusahaan besar lainnya. Strategi yang ia terapkan untuk memenangkan persaingan adalah dengan mematok harga lebih rendah dari brand-brand besar. Terbukti produknya sudah mampu menguasai pasar lokal.

 
     
 
KEMBANGKAN BIODIESEL
Saat ini potensi baru dalam dunia usaha bahan bakar muncul di Tanah Air, yaitu biodiesel. Kebijakan pemerintah tentang peningkatan penggunaan biodiesel di dalam negeri membuat permintaan akan bahan bakar nabati (BBN) semakin tinggi. Hal ini memicu minat perusahaan kelapa sawit untuk masuk ke produksi biodiesel.
   Ridwan memang tengah memikirkan hal ini. Bukan hanya karena mengikuti anjuran pemerintah, tapi juga karena merupakan tuntutan global. “Biodiesel dapat menggantikan minyak bumi yang tidak lebih ramah lingkungan,” sebut Ridwan. “Di Indonesia, perkebunan kelapa sawit luas sekali. Kita adalah penghasil kelapa sawit terbesar di dunia. Kalau semua memproduksi biodiesel, tentu ini akan mengurangi beban devisa negara akibat impor bahan bakar minyak,” tambahnya.
   Kini, rencana untuk mengembangkan bisnis ke arah produksi biodiesel sedang dimatangkan oleh tim. Ridwan berharap, jika sudah dimulai, usahanya ini diharapkan mampu berkembang dengan baik dan yang penting dapat memberikan manfaat bagi kepentingan masyarakat banyak, baik dari sisi produk maupun dari sisi penyerapan tenaga kerja.
 
      

FAMILY TIME
Sebagai keluarga yang sudah mengenyam sukses dalam dunia bisnis, tentu Ridwan ingin usahanya berkelanjutan hingga ke anak-cucunya nanti. Karena itu, sekarang ia sudah mulai melakukan regenerasi bisnis kepada anak-anaknya yang memang berminat menekuni bisnis. “Tentu saya tidak bisa memaksakan kehendak saya kepada mereka. Keputusan itu ada di tangan anak-anak, sesuai passion mereka,” katanya. Dari lingkungan keluarga, sudah ada beberapa anggota keluarga yang mulai terlibat di dalam perusahaan miliknya.
    Di sisi lain, kesibukan Ridwan mengurus bisnis tidak membuat ia melupakan urusan keluarga. Dengan mengatur waktu yang ada, Ridwan masih sempat melakukan family time. Hanya, bentuknya sekarang berbeda dengan waktu sebelum pandemi Covid-19 datang. “Dulu, sih, kita masih sering keluar rumah, makan di luar atau jalan-jalan ke pantai di akhir pekan. Sekarang, paling makan bareng di rumah, berkumpul dan ngobrol sana-sini. Itu sudah mampu mengurangi stres akibat urusan kerja,” tutur Ridwan.
   Hal lain yang juga berubah sekarang adalah kebiasaannya berolahraga. Dulu Ridwan masih sering bermain golf atau tenis meja bersama teman-temannya pada waktu senggang. Namun kini ia lebih memilih olahraga yang bisa dilakukan sendiri, seperti bersepeda atau jalan santai. Namun begitu, Ridwan merasakan sisi baik dari pandemi Covid-19, yaitu waktu bersama keluarga menjadi lebih banyak dan urusan bisnis juga menjadi lebih fokus.
   Ada dua kunci kesuksesan hidup bagi Ridwan, yaitu doa dan motivasi. “Saya masih terus berdoa dan berharap bahwa semua yang saya lakukan ini akan berbuah bahagia. Dalam arti, bisnis dan keluarga sama-sama sukses. Perusahaan berkembang makin bagus dan bermanfaat bagi masyarakat banyak, serta kehidupan keluarga pun tetap berjalan harmonis sampai nanti,” pungkasnya.
 
  

  
 

About Us

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Wealth Management Group
Menara Mandiri 1 Lantai 22-23
Jln. Jend. Sudirman Kav. 54-55
Senayan, Jakarta
12190