STELLA RISSA, BERSINAR DI USIA MUDA

STELLA RISSA, BERSINAR DI USIA MUDA

21 Oct 2020 17:58

Nama Stella Rissa (34) tak asing lagi dalam industri fashion di Indonesia. Dari usia sangat muda ia membuat brand STELLARISSA dan mendapat apresiasi baik dari pasar. Perempuan kelahiran 14 September 1985 ini adalah lulusan terbaik La Salle College Jakarta tahun 2006. Sejak awal kariernya, Stella sudah menerima sejumlah penghargaan dan turut diundang berpartisipasi di acara fashion internasional, yaitu Malaysia & Singapore Fashion Week. Dikenal sebagai salah satu desainer termuda yang pada saat itu mempelopori ready to wear di Indonesia, Stella berbagi kisah tentang kreativitas dan bisnis di balik brand STELLARISSA dengan majalah Mandiri Prioritas.

MENCINTAI FASHION SEJAK KECIL
Stella bertutur, ia memiliki kesenangan terhadap berbagai bentuk seni sejak kecil, terutama seni mode. Karena baginya, mode adalah bentuk seni yang paling terus terang, karena dapat dikenakan. Semasa kecilnya, Stella terobsesi membaca majalah-majalah fashion dan mempelajari ilustrasi mode. Ia akhirnya mulai membuat pakaian sendiri di usia 14 tahun. “Ini bisa dibilang awal mula ‘kecemplung’ di dunia design. Mencoba membuat baju sendiri karena saya punya bentuk badan yang agak susah mencari baju ready to wear,” jelasnya. Dari situ, Stella mulai menerima pesanan pakaian custom-made dari teman-teman SMA-nya, kemudian melebar ke klien dengan rentang usia dan kepribadian yang beragam sehingga membantu Stella membentuk identitasnya sebagai perancang dan menentukan target pelanggan. 
 
   

Sejak itulah Stella mendapat keyakinan untuk meneruskan kariernya di jalur fashion. Kakak perempuan Stella, Luke Winata, menjadi inspirasi terbesarnya. Luke berprofesi arsitek dan menetap di New York. Ia juga pencinta seni dan sering berbagi mengenai dunia seni dan mode di New York. Selain itu, ia juga membantu Stella mendesain STELLARISSA STUDIO. “Cerita-cerita darinya membuka mata dan memperluas wawasan saya, yang tentunya membawa pengaruh besar dan menginspirasi saya. She keeps me going!” Tutur Stella.

MENCIPTAKAN TREN
Brand STELLARISSA diluncurkan pada tahun 2008 dengan sebuah koleksi yang memadukan gaya modis dan potongan klasik dengan bahan berkualitas premium. “Awal mula menciptakan STELLARISSA karena kebanyakan desainer mode Indonesia berfokus pada pakaian custom made, maka dari itu saya ingin membuat terobosan baru dengan membangun pakaian ready to wear yang bisa dipakai perempuan dalam keseharian mereka,” jelas Stella.
 
   

Dalam menciptakan rancangannya, Stella selalu memosisikan agar karyanya bisa creating the trends. Hal ini sesuai target market STELLARISSA, yaitu wanita matang, mandiri, bukan followers tetapi juga bukan pengejar tren, dengan rentang usia 25-40 tahun. “Berbagai karakter wanita menjadi inspirasi terbesar saya. Karena memulai dari custom made, saya bertemu perempuan dengan berbagai macam kepribadian. Ada yang percaya diri, ada yang sangat pemalu, dan ada juga yang in between. Banyak sekali perempuan inspirasional yang saya temui, membuat saya bisa membayangkan mereka akan cocok pakai busana seperti apa. Jadi ada variasi dalam desain saya, berdasarkan interpretasi saya tentang wanita itu seperti apa,” jelas Stella.

Menurut Stella, fashion designer itu lamalama mirip psikolog. Ketika klien datang ke studio Stella, mereka tidak hanya bertemu seorang desainer. “Saya ajak ngobrol untuk tahu karakternya seperti apa, dan pakaian yang cocok sesuai karakternya itu. Dari situ saya bisa memilih pakaian yang sesuai dengan karakter mereka, apa yang membuat mereka nyaman. Karena setiap wanita punya bagian yang ingin ditonjolkan dan ingin ditutupi,” terang Stella. Latar belakang Stella yang sekolah di bidang fashion membantunya dalam membuat customer profile dan di saat yang bersamaan mempelajari apa yang sedang dijual di pasaran, analisis tren, pemetaan, dan lain sebagainya. Stella menyadari di zaman sekarang ini, dalam bidang seni, orisinalitas sulit sekali, namun bukan berarti apa yang pernah trendy di masa lalu tidak dapat diperbarui.
 
  

Stella yang sudah bertahan di industri mode lebih dari 10 tahun, baru saja meluncurkan koleksi bridal terbaru pada pergelaran Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI) Trend Show 2020 pada 6-8 November 2019 di Jakarta. “Memegang idealisme itu penting, selain harus terus belajar menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Karena dunia terus berubah,” ujar Stella.
 
 

KUNCI SUKSES: KONSISTENSI DAN KERJA KERAS
Bisa bertahan dalam industri mode lebih dari satu dekade merupakan suatu berkah bagi Stella. “Fashion designer datang dan pergi. Kuncinya adalah konsistensi, konsistensi, konsistensi. Kami percaya dengan sepenuh hati terhadap kualitas produk dan desain kami,” tambah Stella yang dikenal sangat detail dalam rancangan bajunya. Ditambah, bekerja dengan passion membuat Stella menikmati perjalanan kariernya dengan senang hati. Stella memulai dengan sangat sederhana, dengan sebuah studio di lantai atas rumah orang tuanya, hingga sekarang flagship studio-nya yang berada di Jl. Sawo, Menteng, sudah berdiri selama lima tahun.

Memberikan pelayanan terbaik untuk pelanggan juga menjadi salah satu kunci bertahan dalam industri ini. Jadi, pelanggan yang datang ke STELLARISSA tidak hanya sekadar membuat/membeli baju, tetapi juga mendapat pengalaman baru. “Kita menyebutnya The Stella Rissa Experience, dimana mereka datang ke studio, langsung bisa bertemu dengan saya, saya pilihkan baju yang sesuai dengan kebutuhan mereka dan saya pastikan kualitas terbaik untuk pengerjaan baju mereka. Kalaupun ada minor tear due to wear atau apa saja, baju bisa dikirim kembali untuk kami perbaiki. It’s the STELLARISSA service,” jelas Stella. Satu lagi hal yang istimewa mengenai karya Stella adalah bagaimana sensasi yang dirasa ketika mengenakan koleksinya. Klien-kliennya merasa menjadi versi terbaik dirinya, bagian terbaiknya teraksentuasi atau bahkan menemukan sisi yang tidak pernah dirasakan sebelumnya.

Selain itu, kemauan untuk selalu terus belajar juga menjadi kunci untuk bisa bertahan dalam dunia bisnis. “Jangan pernah merasa puas atas apa yang diraih. Terus berinovasi dan mencari ide-ide baru. Membuat bisnis dewasa ini mudah, mempertahankannya yang sulit,” jelas Stella. Dengan perkembangan bisnisnya yang semakin besar, Stella yang seorang seniman harus belajar banyak hal tentang bisnis. “Saya harus belajar banyak hal tentang marketing, manajemen, financial, dan lain lain. Untungnya saya bersama Bank Mandiri. Dari Bank Mandiri saya belajar banyak hal tentang bisnis dan pengelolaan keuangan,” terang Stella.

Saat ini Stella juga punya perhatian khusus terhadap perkembangan dunia digital. Karena itu, Stella membentuk tim media sosial untuk mengenalkan STELLARISSA ke khalayak yang lebih luas. “Tentu dengan cara yang elegan dan menjaga idealisme,” ujarnya. Selain itu, dari sisi produk, Stella terus berinovasi untuk menawarkan produk yang berkualitas. “Saya ingin tidak sekadar menjual fashion, tetapi juga value dan produk yang environment friendly. Saya ingin ikut serta mengurangi sampah dengan menghasilkan karya yang awet, bisa dipakai lebih dari 4 tahun dan tetap terjaga kualitasnya,” kata Stella yang mempunyai rencana untuk membuat e-commerce ini.
 
 

Stella juga menganggap klien sebagai teman. Tidak sedikit klien yang kemudian menjadi teman Stella. Karena itu, Stella kini hanya membuka studio di Jl. Sawo no 1, Gondangdia, Jakarta Pusat. “Adanya studio ini merupakan salah satu milestone terpenting dalam karier saya. Siapa saja yang masuk ke studio ini akan merasa each one of them is special. Itu mengapa saya mengadakan private viewing untuk setiap klien. Supaya mereka mendapat perhatian penuh dalam memilih koleksi saya,” tutur Stella. Desain interior studio STELLARISSA, yang ia rancang sendiri setiap detailnya, selaras dengan karakter koleksi baju Stella, yaitu bold, sensuous, dan alluring.
    

  



 

About Us

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Wealth Management Group
Menara Mandiri 1 Lantai 22-23
Jln. Jend. Sudirman Kav. 54-55
Senayan, Jakarta
12190