‘Vaksin Alami’ dari Pikiran Positif

‘Vaksin Alami’ dari Pikiran Positif

30 Jun 2021 14:45

Setelah mengenakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak di tengah masa pandemi, sempurnakan dengan membuang jauh perasaan cemas.
                                                         
Bagi kita yang hidup di era modern ini, tidak berlebihan rasanya jika menganggap bahwa imunitas belum pernah sebegitu berharganya seperti sekarang. Setidaknya orang-orang rela berburu rimpang, mendadak selalu sedia vitamin, hingga jauh lebih peduli terhadap pola makan, demi imun tubuh. Tapi itu semua tidak akan menggaransi peningkatan kekebalan kalau pikiran kita dihuni oleh perasaan cemas, khawatir yang berelebihan, atau stres.

Optimalkan kerja otak, yuk!
Dr. Gilang Yubiliana, M.Kes., saat menjadi pembicara dalam webinar Bincang Optimis di Masa Pandemi COVID-19 yang digelar oleh Universitas Padjadjaran tahun lalu, mengajak kita untuk mengoptimalkan kerja otak, terutama di masa pandemi ini. Caranya, dengan melakukan berbagai aktivitas yang baik, seperti menjaga pola makan sehat, tidak terlalu capek, tidur cukup, serta mengurangi stres, cemas, dan takut. Di samping itu, kegiatan seperti mendapatkan sinar matahari selama 30 menit sembari olahraga ringan, serta menghindari polusi, juga baik untuk mendukung kerja otak.
Lantas apa kaitannya kerja otak dengan kekebalan tubuh kita? Ternyata otak yang bekerja dengan baik turut mengoptimalkan imunitas humoral, yakni kekebalan yang dihasilkan dari aktivitas unsur-unsur dalam darah dan jaringan limfoid, seperti antibodi. Menurutnya, “Coronavirus sebenarnya akan sulit menyerang apabila tubuh memiliki imunitas humoral yang baik dan optimal.”

Menggeser ‘kutub’ negatif
Stres dan perasaan cemas paling cepat menurunkan imunitas humoral. Agar kita terhindar dari cemas berlebih di masa pandemi, salah satu cara mengakalinya adalah dengan menghindari paparan informasi bernada negatif seputar Covid-19, dan mengarahkan pikiran untuk lebih banyak melihat, berpikir, dan membaca aneka hal positif.
Itu diungkapkan oleh ahli hipnoterapis klinis, Dr. Dr. Adi W. Gunawan, ST., MPd., CCH®, di acara yang sama. “Terlalu banyak menerima informasi negatif akan berdampak pada cara kerja pikiran seseorang,” ujarnya.
Ilmuwan yang dikenal secara internasional sebagai Indonesia Leading Expert in Mind Technology itu menekankan, “Kalau kita bisa fokus ke hal positif, pikiran negatif mau tidak mau akan bergeser, karena sifat pikiran kita tidak bisa memikirkan dua hal dalam satu waktu.”

Optimistik
Beberapa tahun belakangan para peneliti mengungkap bahwa pikiran dapat memiliki pengaruh kuat terhadap tubuh kita. Nah, salah satu bentuk pikiran positif yang terbukti meningkatkan imun tubuh adalah optimistik.
Seperti ditulis laman Verywell Mind, pakar psikologi Suzanne Segerstrom dan Sandra Sephton menemukan bahwa orang-orang yang optimis soal bagian spesifik dan penting dalam hidup mereka, tentang prestasi pendidikan misalnya,  memperlihatkan imun yang lebih kuat dibanding mereka yang memiliki lebih banyak pandangan negatif terhadap situasi.
Jadi, penting juga kita menanamkan optimisme bahwa kita akan mampu melewati masa sulit akibat pandemi ini.
                                                                
Manfaat lain dari berpikir positif
Bukan cuma meningkatkan imun tubuh, Verywell Mind menyebutkan aneka kebaikan lain yang lahir berkat pikiran positif.
1. Melepas stres
Mengatasi kondisi stres dengan berpikir positif, yaitu menerima situasi kemudian menyusun rencana mengenai hal yang bisa dilakukan, termasuk meminta bantuan atau nasehat orang lain, untuk membantu menyelesaikan masalah.
2. Mendukung kesehatan fisik secara keseluruhan
Banyak ahli percaya bahwa orang dengan pikiran positif menjalani gaya hidup yang lebih sehat dibanding orang yang terus mempertahankan emosi negatif.
3. Lebih tangguh dalam menghadapi masalah
Artinya, kita dapat menghadapi krisis atau trauma dengan lebih kuat sehingga mampu mengatasi kesulitan dan melanjutkan hidup.
 

About Us

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Wealth Management Group
Menara Mandiri 1 Lantai 22-23
Jln. Jend. Sudirman Kav. 54-55
Senayan, Jakarta
12190