PULIH DARI LONG COVID DENGAN OLAHRAGA

PULIH DARI LONG COVID DENGAN OLAHRAGA

23 May 2022 11:47

 

Bila Anda pernah terinfeksi virus Corona dan telah dinyatakan sembuh, Anda harus tetap waspada. Covid-19 yang pernah Anda derita masih dapat menyisakan gangguan bagi kesehatan. Banyak penyintas Covid-19 yang masih merasakan kondisi ini hingga berbulan-bulan setelah dinyatakan sembuh. 

 

KENALI GEJALA LONG COVID-19

Pasien Covid-19 umumnya dapat sembuh dalam beberapa minggu, yang dinyatakan dengan hasil negatif pada pemeriksaan antigen maupun PCR. Namun pada beberapa orang terutama yang memiliki penyakit bawaan (komorbid) dapat terus mengalami gangguan kesehatan bahkan setelah masa pemulihan. Keadaan ini yang disebut dengan “Long Covid” alias gangguan Covid yang berkepanjangan. Meski disebut-sebut lebih banyak terjadi pada pasien dengan komorbid dan lansia, tidak sedikit pula pasien berusia muda dan memiliki kondisi kesehatan yang baik sebelum terinfeksi virus Corona dilaporkan merasakan kondisi ini.

 

Beberapa kondisi jangka panjang pasca infeksi virus Corona yang dapat dialami oleh penyintas COVID-19 adalah:

  • Kelelahan ekstrim
  • Sesak napas 
  • Nyeri pada bagian dada 
  • Masalah dengan memori dan konsentrasi ("kabut otak") 
  • Kesulitan tidur (insomnia) 
  • Palpitasi jantung atau jantung berdebar
  • Pusing 
  • Nyeri sendi 
  • Depresi dan kecemasan 
  • Tinnitus dan nyeri pada telinga 
  • Merasa mual, diare, sakit perut, kehilangan nafsu makan 
  • Suhu tinggi, batuk, sakit kepala, sakit tenggorokan, perubahan indera penciuman atau perasa 
  • Ruam atau rambut rontok.

Beberapa pasien bahkan dilaporkan mengalami komplikasi Long Covid yang lebih serius, terutama yang memengaruhi sistem organ di dalam tubuh. Kondisi ini dapat diketahui setelah pasien merasakan gejala penyakit yang berbeda dari Covid-19 dan memeriksakan diri ke dokter.

 

OLAHRAGA TEPAT UNTUK PULIHKAN LONG COVID

Umumnya Long Covid tidak berat dan menyulitkan mantan penderita, tapi kualitas hidup Anda mungkin akan terasa menurun akibat kondisi kesehatan yang tidak fit. Agar kekuatan fisik dapat kembali prima, diperlukan rehabilitasi dan penyesuaian aktivitas seperti dengan berolahraga. 

Olahraga bisa dimulai sejak masih terinfeksi COVID-19 tetapi tidak lagi menunjukkan gejala. Misalnya jika sudah tidak mengalami demam, nyeri dada, atau sesak napas.

Lakukan olahraga mulai dari intensitas ringan secara bertahap. Anda dapat mengikuti panduan berolahraga di bawah ini:

 

MINGGU 1

Mulai olahraga ringan seperti peregangan, latihan keseimbangan atau yoga dengan fokus pada latihan pernapasan.

 

MINGGU 2

Anda bisa mulai melakukan jalan santai atau yoga dengan durasi 10–15 menit lebih lama dari olahraga pada minggu pertama. Pada tingkat ini, Anda harus dapat melakukan percakapan penuh tanpa kesulitan selama berolahraga.

 

MINGGU 3

Kondisi kesehatan Anda sudah membaik, Anda bisa mulai berolahraga jalan cepat, naik dan turun tangga, joging, berenang, atau bersepeda.

 

MINGGU 4

Di minggu keempat, Anda dapat melakukan olahraga yang melatih koordinasi, kekuatan, dan keseimbangan. Misalnya senam aerobik dan latihan dengan beban, namun dengan intensitas yang tidak terlalu berat.

 

Latihan olahraga ini sebaiknya dimulai dengan rentang waktu bertahap, mulai dengan berolahraga selama 5 menit, lalu meningkat menjadi 10 menit dan seterusnya.

Ingatlah untuk selalu memantau kondisi tubuh sebelum dan setelah berolahraga. Jika detak jantung tidak normal, sesak napas, kulit pucat, bibir biru, atau kelelahan ekstrem meski baru memulai sesi olahraga, segera hubungi dokter atau fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan.

 
 
 


PERLUKAH SUPLEMEN UNTUK LONG COVID?

Konsumsi suplemen bagi para penyintas Covid dianggap cukup membantu dalam meringankan efek Long Covid. Jadi Anda yang saat isoman menambah asupan suplemen selain asupan makanan sehat, tak ada salahnya melanjutkan asupan vitamin dan mineral yang sudah Anda konsumsi. Tentunya setelah berkonsultasi dengan dokter, agar lebih aman. 

1. Vitamin B12 dan Asam Folat

Dikutip dari laman klikdokter, untuk mengatasi kelelahan, Anda dapat tambahkan suplemen vitamin B12 yang dikombinasikan dengan asam folat. Keduanya diyakini dapat meredakan gejala kelelahan setelah sembuh dari COVID-19. Sebab, vitamin B12 dan asam folat memiliki peran untuk meningkatkan fungsi metabolisme tubuh. 

2. Asam Lemak Esensial Omega-3 dan Omega-6s

Untuk mengurangi keluhan kelelahan dan nyeri tubuh pasca Covid-19,  Anda bisa mengonsumsi suplemen mengandung asam lemak omega-3 dan omega-6. Anda juga bisa memperbanyak konsumsi ikan sebagai alternatif sumber asam lemak esensial alami. 

3. Magnesium dan Kalsium

Penyintas Covid sering merasakan nyeri otot atau pegal. Anda dapat menambahkan suplemen magnesium dan kalsium, atau perbanyak asupan dari produk olahan susu. Magnesium juga disebut dapat membantu Anda lebih rileks dan lebih nyenyak tidur, setelah pola tidur yang kemungkinan terganggu akibat demam dan batuk saat terpapar Covid-19. 


 

About Us

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Wealth Management Group
Menara Mandiri 1 Lantai 22-23
Jln. Jend. Sudirman Kav. 54-55
Senayan, Jakarta
12190