Bank Mandiri Daily Morning Coffee

Bank Mandiri Daily Morning Coffee

05 Jan 2022 09:44

Domestic News: 
IHSG berakhir di posisi 6.695,37. Naik 0,45% dibandingkan posisi hari sebelumnya. IHSG selalu menguat di dua hari perdagangan pertama pada 2022. Frekuensi perdagangan tercatat 1,36 juta kali transaksi yang melibatkan 24,93 miliar unit saham dengan nilai Rp 11,02 triliun.
 
Pemerintah melaksanakan lelang Surat Utang Negara kemarin (4/1) untuk seri SPN03220406 (new issuance), SPN12230105 (new issuance), FR0090 (reopening), FR0091 (reopening), FR0093 (new issuance), FR0092 (reopening) dan FR0089 (reopening). Total penawaran yang masuk sebesar Rp77.58 Triliun dengan jumlah yang dimenangkan sebesar Rp. 25 Triliun. Adapun FR0093 yang merupakan seri baru sebagai benchmark obligasi 15 tahun, dengan kupon 6.375% dan jatuh tempo pada 15 Juli 2037.

Harga batu bara melonjak tajam. Kebijakan pemerintah Indonesia mengenai larangan ekspor batubara selama 1 bulan demi pemenuhan kebutuhan dalam negeri, yaitu PLN dan industri di dalam negeri, membuat harga batu bara meningkat. Kemarin, harga batu bara di pasar ICE Newcastle (Australia) ditutup di US$ 161,1/ton, atau naik 6,37% dibandingkan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya dan menjadi kenaikan harian tertinggi sejak 1 Desember 2021.

Bali akan segera memiliki bandara internasional baru di 2024 mendatang yang berlokasi di Bali Utara. Hal ini untuk mengantisipasi semakin penuhnya Bandara Ngurah Rai yang juga sulit untuk dikembangkan kapasitasnya. Pembangunan bandara tersebut akan dilakukan setelah PT BIBU Panji Sakti menandatangani nota kesepahaman dengan China Construction First Group Ltd (CCFG), yang merupakan anak perusahaan BUMN China, CSCEC.

PT Bukalapak.com (BUKA) akan mengeluarkan dana hingga Rp1,19 triliun untuk berpartisipasi dalam penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI). Bukalapak menyatakan investasi di Allo Bank diharapkan dapat memberikan potensi sinergi dengan Perseroan karena melengkapi penawaran layanan keuangan Perseroan yang sudah ada seperti perbankan digital, pinjaman, dan remittance domestik.


 


Global News: 
Tiga indeks utama di Wall Street berakhir variatif. Dow Jones meningkat 0,59%. Namun, S&P 500 turun 0,06% dan Nasdaq Composite turun 1,33%. Nasdaq turun seiring koreksi harga saham-saham teknologi.

Harga saham Tesla turun 4,18%, Microsoft juga turun 1,71%, dan Apple berkurang 1,27%. Dibandingkan kemarin harga saham Tesla meningkat 13,53% dan Apple melesat 2,5%. Selain itu Dow Jones terangkat oleh saham-saham perbankan. Harga saham Goldman Sachs naik 3,07%, JPMorgan Chase & Co menguat 3,79%, dan Wells Fargo & Co bertambah 3,98%.

Investor mengantisipasi rencana bank sentral AS akan mengetatkan kebijakan moneter. Mulai bulan ini, The Fed menambah dosis pengurangan pembelian aset dari US$ 15 miliar per bulan menjadi US$ 30 miliar. Dengan demikian, program pembelian aset atau quantitative easing akan selesai pada Maret 2022, kemudian Fed Funds Rate akan meningkat dan diprediksi menyentuh 0,75-1%, dan pada akhir 2022 mencapai 30,3%. Saat ini suku bunga acuan ada di 0-0,25%.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa semakin banyak bukti bahwa virus corona varian omicron hanya menimbulkan gejala ringan. Hingga kini, hubungan antara kasus positif dan angka kematian semakin rendah (decoupling).

Sri Lanka saat ini sedang mengalami krisis ekonomi berat dan dikhawatirkan akan mengalami kebangkrutan besar pada tahun ini. Mengutip Economic Times, krisis ini sendiri ditandai oleh inflasi yang sangat tinggi dalam bidang pangan. Hal ini diakibatkan oleh pembayaran utang Sri Lanka kepada China dan membuat devisa negara itu semakin menipis.


 
Informasi lebih lengkap dapat di download melalui link di bawah ini:


  Daily Market Wrap edisi sebelumnya:
Domestic News: 
IHSG membuka perdagangan perdana 2022 dengan peningkatan 1,27% ke level 6.665,308 kemarin. Laju kenaikan tersebut berpeluang berlanjut pada perdagangan Selasa (4/1) melihat bursa saham AS melanjutkan Santa Claus Rally pada perdagangan Senin waktu setempat.

BPS mencatat inflasi pada bulan Desember 2021 sebesar 0,57% (mom). Inflasi secara tahunan (yoy) mencapai 1,87%. Inflasi tertinggi terjadi di Jayapura, yakni sebesar 1,91%, deflasi tertinggi ada di Dumai sebesar -0,13%.

Imbal hasil (yield) berbagai tenor SBN cenderung turun. Penurunan yield berarti harga obligasi sedang naik, pertanda SBN sedang diminati. Hanya SBN tenor 25 tahun dan 30 tahun yang mengalami kenaikan yield tipis masing-masing hanya 0,1 bps.

Perkembangan positif di pasar saham dan obligasi itu tidak cukup untuk menopang apresiasi rupiah. Mata uang Rupiah terdepresiasi. Di pasar spot, US$ 1 setara dengan Rp 14.264 pada penutupan perdagangan atau melemah 0,1% dibandingkan posisi akhir pekan lalu.

Adanya kelanjutan 'drama' batu bara. Akhir pekan lalu, pemerintah melalui Kementerian ESDM memutuskan untuk menghentikan sementara ekspor batu bara selama sebulan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pasokan batu bara ke pembangkit listrik, yang pasokannya semakin menipis.
 
Global News: 
Wall street ditutup di jalur hijau. Dow Jones ditutup di level 36.585,06 atau naik 0,68%. S&P 500 berakhir di 4.796,56 atau naik 0,64% dan Nasdaq Composite ditutup di level 15.832,8 atau naik 1,20%. Kenaikan tersebut tentunya memberikan sentimen positif ke pasar Asia pada perdagangan hari ini. Santa Claus Rally merupakan momen spesifik, dimana ada kecenderungan Wall Street akan mengalami kenaikan di 5 hari terakhir perdagangan setiap tahunnya, dan berlanjut di 2 hari pertama tahun yang baru. Artinya, Santa Rally di Amerika Serikat akan dimulai Senin (27/12) kemarin, dan berakhir pada 4 Januari 2022.
Saham-saham teknologi naik di perdagangan perdana Wall Street pada 2022. Harga saham Apple melesat 2,5% dan menjadi emiten pertama dengan kapitalisasi pasar di atas US$ 3 triliun. Selain itu, harga saham Tesla meningkat pesat sebesar 12,4%.

Purchasing Managers' Index (PMI) China pada bulan Desember sebesar 50,3. Angka ini meningkat dari bulan sebelumnya yaitu 50,1.

Masalah baru menghampiri Evergrande. Pemerintah Kota Danzhou di Provinsi Hainan memerintahkan Evergrande untuk meruntuhkan 39 bangunan yang sedang dalam pekerjaan dengan total luas mencapai 435.000 meter persegi. Penyebabnya adalah konstruktsi ilegal (tanpa izin) dan pelanggaran dari aspek lingkungan hidup. Kini pasar menanti proses penjualan aset untuk membayar utang-utang Evergrande, tetapi ini tentu butuh waktu. Kegagalan proyek di Hainan tentu akan semakin melukai kepercayaan konsumen dan investor terhadap sektor properti.

Pada Hari Senin (3/1), Food and Drug Administration (FDA) mengizinkan penggunaan dosis ketiga Vaksin Pfizer-BioNTech Covid-19 untuk anak-anak berusia antara 12-15 tahun. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (AS) itu, juga mempersempit waktu untuk semua suntikan booster dari semula 6 bulan menjadi 5 bulan setelah dosis primer.

Informasi lebih lengkap:
Daily Market Wrap 04 Januari 2022
 
Domestic News: 
IHSG ditutup di level 6.581,48, turun sebesar -0,29% dibandingkan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya. Sepanjang 2021, IHSG mencatat kenaikan 10,08% secara point-to-point dan merupakan pencapaian terbaik sejak 2017. Kenaikan IHSG sebesar 10,08% membuat IHSG menjadi indeks saham dengan kinerja terbaik kelima di Asia, bahkan di Asia Tenggara, IHSG mampu jadi runner up, dibawah SETI (Thailand).
Sepanjang 2021, penghimpunan dana di pasar modal mencapai Rp 358,4 triliun, yang merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah pasar modal Indonesia. Per 29 Desember 2021, jumlah investor tercatat sebanyak 7,48 juta atau naik 92,7% dibandingkan posisi akhir 2020. Pertumbuhan investor pasar modal didominasi oleh kalangan milenial atau yang berusia di bawah 30 tahun sebesar 59,81%.

Sepanjang 2021, transaksi harian di Bursa Efek Indonesia naik lebih dari 46% menjadi Rp13,51 triliun dari posisi akhir Desember 2020 yaitu sebesar Rp 9,2 triliun. Sampai dengan 10 Desember 2021, terdapat 51 emiten baru yang melantai di BEI pada 2021.

IHS Markit melaporkan PMI manufaktur Indonesia pada bulan Desember 2021 sebesar 53,5, sedikit melambat dari bulan sebelumnya yaitu 53,9. Aktivitas manufaktur yang dilihat dari Purchasing Managers' Index (PMI) bisa memberikan gambaran bagaimana kondisi ekonomi di dalam negeri.

Berdasarkan konsensus pasar, inflasi pada Desember 2021 diprediksi sebesar 0,52% dibandingkan bulan sebelumnya (mom). Sementara dibandingkan Desember 2020 laju inflasi diperkirakan 1,81%. Setiap Desember, inflasi tahunan akan sama dengan tahun kalender atau tahun berjalan (ytd). Jadi inflasi sepanjang 2021 diperkirakan sebesar 1,81%, sama seperti inflasi tahunan.

Global News: 
Wall Street mencatat penurunan pada indeks utamanya pada penutupan . Di mana Dow Jones ditutup 0,2% ke 36.388,3 lalu S&P ditutup turun 0,3% ke 4.766,19 dan Nasdaq ditutup turun 0,6% ke 15.644,97.
Beralih ke London dimana FTSE 100 turun 0,3% ke 7.384,54 dan Paris dimana CAC 40 turun 0,3% ke 7.153,03. Sedangkan Euro Stoxx 50 turun 0,2% ke 4.298,41. Meski begitu, sejumlah bursa Asia mengalami penguatan. Indeks Hong Kong, Hang Seng naik 1,2% ke 23.397,67 sementara indeks Shanghai Komposit, naik 0,6% pada 3.639,78.

Harga minyak mentah dunia meroket sepanjang tahun 2021. Minyak jenis brent melesat 50,12% dalam setahun. Sedangkan minyak mentah jenis light sweet (WTI) meroket 55% sepanjang tahun 2021. Pencapaian ini menjadi yang terbaik sejak tahun 2016 silam. Lonjakan harga minyak mentah yang tinggi didorong oleh permintaan yang naik di tahun 2021 karena mulai pelonggaran aturan mobilitas masyarakat.

Prediksi di tahun 2022, cryptocurrency, terutama Bitcoin akan berumur pendek. Harga Bitcoin sangat fluktuatif selama beberapa tahun terakhir. Dalam sebulan terakhir harga satu koin telah turun dari sekitar US$58.000 menjadi kurang dari US$46.000. Bitcoin diprediksi di 2022 akan tergerus ratusan kripto lain yang kini muncul dengan sejumlah keunggulan.

Pada Senin (3/1) pukul 06:55 WIB, harga emas dunia di pasar spot tercatat US$1.828,28/troy ons. Turun tipis hampir flat 0,01% dibandingkan akhir pekan lalu. Koreksi ini tidak membuat tren kenaikan harga emas putus. Dalam sepekan terakhir, harga aset ini masih naik 1,12%. Selama sebulan ke belakang, harga naik 2,57%.

Informasi lebih lengkap: 
Daily Market Wrap 03 Januari 2022
 

Wealth Specialist/Advisory 

[email protected]  

About Us

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Wealth Management Group
Menara Mandiri 1 Lantai 22-23
Jln. Jend. Sudirman Kav. 54-55
Senayan, Jakarta
12190